Keutamaan Wanita Sholehah

Keutamaan Wanita Sholehah


Rasulullah SAW bersabda, “Dunia ini adalah perhiasan, dan sebaik-baik perhiasan adalah wanita shalihah.” (HR. Muslim, Ahmad, dan An-Nasa’i). Disisi lain berhati-hatilah sebab Beliau SAW juga berpesan tentang fitnah terbesar dari kaum mu, “Tidak ada suatu fitnah (bencana) yang lebih besar bahayanya dan lebih bermaharajalela-selepas wafatku terhadap kaum lelaki selain daripada fitnah yang berpunca daripada kaum wanita.” (H.R. Bukhari, Muslim, Ahmad, at-Tirmidzi, An-Nasa’i dan Ibnu Majah).

1.     Doa wanita itu lebih makbul daripada lelaki karena sifat penyayang yang lebih kuat daripada lelaki. Ketika ditanya kepada Rasulullah SAW akan hal tersebut, jawab baginda ," Ibu lebih penyayang daripada bapak dan doa orang yang penyayang tidak akan sia-sia."
2.    Wanita yang sholehah itu lebih baik daripada 1000 lelaki yang soleh.
3.    Barangsiapa yang menggembirakan anak perempuannya, derajatnya seumpama orang yang senantiasa menangis karena takut kepada Allah .Dan orang yang takut kepada Allah SWT akan diharamkan api neraka ke atas tubuhnya.
4.    Wanita yang tinggal bersama anak-anaknya akan tinggal bersama aku (Rasulullah SAW) di dalam syurga.

Bencana Alam disebabkan ulah manusia?

Bencana Alam disebabkan ulah manusia?

Akhir - akhir ini berbagai negara sedang di landa bencana alam. Baik bencana alam yang terjadi di darat, laut dan Udara, Yang menjadi pertanyaan adalah apakah Bencana Alam disebabkan ulah manusia?
Ya,memang benar bencana alam disebabkan oleh ulah manusia sendiri. Hal ini disebutkan dalm Q.S  Ar Rum : 41



Dari firman Allah yang tersebut diatas, kita dapat ambil kesimpulan bahwa Allah akan memberikan bencana apabila manusia tersebut tidak memilihara ciptaan Allah, supaya mereka kembali ke jalan yang benar. Oleh karena itu, sebagai generasi islam yang taat akan perintah ALLah kita sebaiknya tidak merusak ciptaan Allah melainkan menjaga dan melestarikannya.
Smg bermanfaat :)




Hukum Seputar Wanita di Bulan Ramadhan

Bulan yang ditunggu-tunggu sebentar lagi akan datang. Semangat berpuasa akan semakin terbimbing saat kita mengetahui amalan yang kita lakukan tersebut memiliki dalil penuntun sebagai salah satu syarat diterimanya puasa tersebut oleh Allah. Sehingga, puasa akan menjadi bernilai ibadah dan bukan hanya sekedar menahan lapar dan haus saja.

Puasa Ramadhan merupakan amalan yang Allah Ta’ala wajibkan bagi kaum muslimin dalam firmanNya:
“Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa.” (Al Baqarah: 183)
Lebih khusus lagi, puasa Ramadhan diwajibkan kepada muslim yang baligh, berakal, dan mukim (tidak sedang bersafar) sebagaimana sabda Nabi shallallaahu’alaihi wa sallam: “Pena (pencatatan amal) diangkat dari tiga jenis manusia (yakni) orang yang gila hingga sadar kembali, orang yang tidur hingga bangun kembali, dan anak-anak hingga dia dewasa” (Shohih, riwayat Ahmad dan Nasa’i) dan dalam firman Allah Ta’ala,
“Maka barangsiapa diantara kamu ada yang sakit atau dalam perjalanan (lalu ia berbuka), maka (wajiblah baginya berpuasa) sebanyak hari yang ditinggalkan itu pada hari-hari yang lain.” (Al Baqarah: 184)

Bagi seorang wanita yang akan berpuasa, ditambahkan syarat suci dari haid dan nifas, yang disimpulkan dari perkataan Nabi shallallaahu’alaihi wa sallam saat beliau shallallaahu’alaihi wa sallam menjelaskan mengenai kurangnya agama seorang wanita: “Bukankah wanita itu jika sedang haid dia tidak sholat dan tidak berpuasa?” (Shohih, Riwayat Bukhori)

Transfer Data Super Cepat Lewat Laser


Para peneliti mencatat rekor baru transfer data menggunakan laser dengan kecepatan 26 terabit per detik. Dengan kecepatan seperti itu, seluruh koleksi perpustakaan Kongres Amerika Serikat dapat dikirim dengan serat optik dalam waktu 10 detik.

Cara yang digunakan adalah dengan apa yang disebut transformasi cepat Fourier (
fast Fourier transform) untuk mendata lebih dari 300 warna cahaya yang berbeda dalam sinar lasesr, yang masing-masing membawa informasi tersendiri.

Berbagai upaya untuk meningkatkan kecepatan melakukan transfer data memang meningkat dalam tahun-tahun terakhir ini dengan menggunakan teknologi komunikasi berbasis cahaya. Teknologi sebelumnya dengan menggunakan serat optik mencatat data sebagai wiggles dengan menggunakan satu warna cahaya yang mengirimkan serat optik.

Dalam Keadaan Tertekan Kita Tidak Mememiliki Apa apa Kecuali Allah semata

Ketika kesedihan datang, kegelisahan bergelayut, kedudukan kian parah, jalan serasa semakin sempit dan daya upaya menjadi percuma, maka seseorang akan berteriak kepada Allah:"Wahai Allah,Wahai Allah, Tiada Tuhan Selain Allah Yang Maha Agung dan Maha Bijaksana, Tiada Tuhan Selain Allah Tuhan Pemilik Arsy yang agung. Tiada Tuhan Selain Allah Tuhan Pemilik Langit, bumi dan Arsy yang agung. " Maka, kesedihan lenyap, bencana menghilang dan kesulitan teratasi.
فَاسْتَجَبْنَا لَهُ وَنَجَّيْنَاهُ مِنَ الْغَمِّ وَكَذَلِكَ نُنْجِي الْمُؤْمِنِينَ
"Maka Kami telah memperkenankan doanya dan menyelamatkannya dari kedukaan. Dan demikianlah Kami selamatkan orang-orang yang beriman." (QS. al-Anbiya' :88)

Pembagian Sihir Menurut Ar-Razi rahimahullah

Abu ‘Abdillah Ar-Razi mengungkapkan bahwa macam-macam sihir itu ada delapan, yaitu:
  1. Sihir orang-orang Kildan dan Kisydan yang mereka adalah para penyembah tujuh bintang.
  2. Sihir orang-orang yang suka berilusi dan mempunyai jiwa yang kuat.
  3. Meminta bantuan kepada para jin yang bersemayam di bumi. Mereka ini terbagi menjadi dua bagian: jin mukmin dan jin kafir, yang tidak lain mereka (jin kafir tersebut –ed) adalah setan.
  4. Ilusi, hipnotis, dan sulap.
  5. Berbagai tindakan menakjubkan yang muncul dari hasil penyusunan alat-alat secara seimbang dan sesuai dengan ilmu rancang bangun, misalnya seorang (patung –ed) penunggang kuda yang memegang terompet, setiap berlalu satu jam, maka terompet itu akan berbunyi tanpa ada yang menyentuhnya. (Mengenai hal ini, Wahid bin ‘Abdissalam bin Baali memberi keterangan, “Berkenaan dengan hal tersebut perlu saya (penulis) katakan, ‘Sekarang ini, hal-hal tersebut sudah sangat biasa, apalagi setelah terjadi kemajuan ilmu pengetahuan yang menjadi sebab ditemukannya berbagai hal yang menakjubkan’”).
  6. Memakai bantuan dengan obat-obatan khusus, yakni yang terdapat pada makanan dan minyak.
  7. Ketergantungan hati.
  8. Usaha melakukan pergunjingan dan pendekatan diri dengan cara terselubung dan nyaris tidak terlihat. Dan hal ini sudah tersebar luas di kalangan masyarakat. (Tafsir Ar-Razi [II/231])
Ibnu Katsir mengatakan, “Ar-Razi telah memasukkan berbagai hal yang telah disebutkan sebagai bagian dari sihir karena terlalu halus untuk dilihat oleh pandangan mata, sebab menurut bahasa Arab, sihir adalah berarti sesuatu yang halus dan sebabnya tersembunyi.” (Tafsir Ibnu Katsir [I/147])
Diringkas dari buku Sihir dan Guna-Guna, karya Wahid bin ‘Abdissalam bin Baali (hlm. 51—53), penerbit: Pustaka Imam Asy-Syafi’i, Bogor

Kaidah dalam beribadah

Dasar ibadah adalah “tauqif” (menahan diri, tidak dilaksanakan kecuali ada dalil). Oleh karena itu, Allah memerintahkan untuk mengikuti Rasul shallallahu ‘alaihi wa sallam. Allah subhanahu wa ta’ala berfirman (yang artinya), “Katakanlah, ‘Jika kamu (benar-benar) mencintai Allah, ikutilah aku, niscaya Allah mengasihi dan mengampuni dosa-dosamu.‘” (QS. Ali Imran:31)

Allah berfirman (yang artinya), “Barang siapa taat kepada Allah dan Rasul-Nya, niscaya Allah memasukkannya kedalam surga yang mengalir di dalamnya sungai-sungai, sedangkan mereka kekal di dalamnya. Dan itulah kemenangan yang besar.” (QS. An-Nisa`:13)

Dalam Shahihain, dari Umar bin Al-Khattab radhiallahu ‘anhu. Diriwayatkan bahwa beliau radhiallahu ‘anhu mencium hajar aswad, seraya berkata,
إِنِّيْ أَعْلَمُ أَنَّكَ حَجَرٌ لاَ تَضُرُّ وَلاَ تَنْفَعُ وَلَو ْلاَ أَنِّي ْرَأَيْتُ رَسُوْلَ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَبَّلَكَ مَا قَبَّلْتُكَ
“Sesungguhnya, aku tahu bahwa engkau hanyalah batu yang tidak memberikan mudarat atau manfaat. Seandainya aku tidak melihat Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam menciummu, tentu aku tidak akan menciummu.”

Juga telah disebutkan sebelumnya, ucapan sebagian salaf, “Ikutilah dan jangan membuat kebid’ahan, maka sungguh kalian telah tercukupi.”
Sebagaiman telah lalu bahwa di antara syarat diterimanya amal adalah memurnikah ittiba’ (sikap mengikuti, red.) kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam.

Sungguh, telah datang nash yang banyak dalam Alquran dan As-Sunnah yang memerintahkan untuk taat kepada Allah dan Rasul-Nya, serta melarang perbuatan maksiat kepada Allah dan Rasul-Nya. Oleh karena itu, seorang pun tidak boleh keluar dari segala sesuatu yang telah ditetapkan oleh As-Sunnah dan ditunjukkan oleh Al-Kitab (Alquran) dan As-Sunnah serta ditempuh oleh salaful ummah.

Keutamaan Sholat 5 Waktu

Rasulullah bersabda :"Barang siapa menjaga sholat, niscaya dimuliakan oleh Allah dengan 5 kemuliaan:
1. Allah menghilangkan kesempitan hidupnya
2. Allah hilangkan siksa kubur darinya
3. Allah akan memberikan buku catatan amalnya dengan tangan kanannya
4. Dia akan melewati jembatan bagaikan kilat
5. Akan masuk surga tanpa hisab

Dan barangsiapa yang menyepelekan sholat. niscaya Allah akan mengazabnya dengan lima belas siksaan:
1. Enam siksa didunia
2. Tiga siksaan ketika mati
3. Tiga siksaan di liang kubur
4. Tiga siksaan di akhirat

Siksa di dunia antara lain :
1. Di cabut keberkahan umurnya
2. Di hapus tanda orang saleh di wajahnya
3. Tidak mendapatkan pahala dari setiap amal yang dikerjakannya
4. Tidak diterima do'anya
5. Tidak termasuk bagian dari do'a orang-orang saleh
6. Keluar ruhnya tanpa membawa iman

Siksa ketika mati antara lain :
1. Mati dalam keadaan hina
2. Mati dalam keadaan lapar
3. Mati dalam keadaan haus, yang bilamana diberikan air sebanyak air laut tak akan menghilangkan dahaganya


Siksa di liang kubur :
1. Allah menyempitkan liang kuburnya sehingga saling bersilang tulang rusuknya
2. Tubuhnya dipanggang di atas bara api siang dan malam
3. Dalam kuburnya terdapat ular yang bernama Syuja'ul aqro yang akan menyiksanya.


Siksa di akhirat antara lain :
1. Ketika langit terbuka, malaikat datang kepadanya dengan membawa rantai yang panjangnya tujuh hasta,rantai itu digantungkan di lehernya dan dimasukan ke dalam mulutnya sampai keluar dari duburnya. Lalu malaikat mengumumkan " Ini adalah balasan bagi orang yang menyepelekan perintah Allah".
2. Allah tidak akan memandang wajahnya dengan pandangan kasih sayangNya
3. Allah tidak mensucikannya dan baginya siksa yang pedih.

Jenis - jenis Ibadah

JENIS-JENIS IBADAH

Secara umumnya,Ibadah terbahagi kepada dua iaitu khusus dan umum:

IBADAH KHUSUS

Merupakan perintah-perintah yang wajib dilakukan sebagaimana yang terkandung di dalam Rukun Islam seperti solat, puasa, zakat, haji dan beberapa amalan khusus seperti tilawah Al-Quran, zikir dan seumpamanya. Ianya bersifat taufiqiyyah, iaitu dilaksanakan menurut garis-garis yang ditunjukkan oleh Rasulullah sallallahu alaihi wasallam dan berhenti setakat sempadan yang telah ditentukan oleh syara dan sebagaimana yang dilakukan sendiri oleh Rasulullah sallallahu alaihi wasallam tanpa boleh ditambah atau dikurangkan atau membuat sebarang perubahan terhadapnya. Sabda Rasulullah sallallahu alaihi wasallam:

"Sembahyanglah kamu sebagaimana kamu melihat aku sembahyang."
(Sahih Bukhari)

IBADAH UMUM

Segala perkara atau amalan selain daripada kumpulan ibadah khusus di atas yang dilakukan semata-mata untuk mencari keredhaan Allah. Ini termasuklah seluruh perbuatan manusia dalam kehidupan sehariannya.

Ada juga sesetengah dari ulamak menambahkan ibadah ini kepada beberapa lagi jenis ibadah.Lain-lain jenis ibadah itu ialah:
Ibadah Badaniah: tubuh badan seperti sembahyang, menolong orang dalam kesusahan dan lain-lain.
Ibadah Maliyah : harta benda seperti zakat, memberi sedekah, derma dan lain-lain.
Ibadah Qalbiyah: hati seperti sangka baik, ikhlas, tidak hasad dengki dan lain-lain.

Walaubagaimanapun, ketiga-tiga jenis ibadah di atas kitarangkumkan ia di dalam jenis ibadah umum.

Badan Intelejen Inggris atau MI-6 berhasil meyusup ke situs jaringan Al Qaeda

Badan Intelejen Inggris atau MI-6 berhasil meyusup ke situs jaringan Al Qaeda dan mengganti petunjuk tentang cara pembuatan bom dengan resep cupcakes. Seperti diwartakan Newslite, Selasa (7/6), MI-6 mengganti situs yang diidentifikasi sebagai ancaman teroris dengan artikel "Cupcakes Terbaik di Amerika" yang diasuh Ellen DeGeneres.

Dalam situs bentukan organisasi pimpinan Osama bin Laden itu termasuk artikel 67 halaman mengenai pembuatan bom singkat. Termasuk di dalamnya penjelasan bagaimana membuat bom di dapur, serta merinci pembangunan bom pipa dengan menggunakan gula.

Mengobral Aurat Merusak Masyarakat

Perintah Berjilbab
Allah ta’ala berfirman,
يَا أَيُّهَا النَّبِيُّ قُلْ لأزْوَاجِكَ وَبَنَاتِكَ وَنِسَاءِ الْمُؤْمِنِينَ يُدْنِينَ عَلَيْهِنَّ مِنْ جَلابِيبِهِنَّ ذَلِكَ أَدْنَى أَنْ يُعْرَفْنَ فَلا يُؤْذَيْنَ وَكَانَ اللَّهُ غَفُورًا رَحِيمًا
“Hai Nabi, Katakanlah kepada isteri-isterimu, anak-anak perempuanmu dan isteri-isteri orang mukmin: “Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka”. Yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenal, karena itu mereka tidak di ganggu. dan Allah adalah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.” (QS. Al-Ahzab: 59)


Kedudukan Wanita dalam Islâm

Kedudukan Wanita dalam Islâm

Wanita di Masa Jahiliyah
Wanita di masa jahiliyah (sebelum diutusnya Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam) pada umumnya tertindas dan terkungkung khususnya di lingkungan bangsa Arab, tetapi tidak menutup kemungkinan fenomena ini menimpa di seluruh belahan dunia. Bentuk penindasan ini di mulia sejak kelahiran sang bayi, aib besar bagi sang ayah bila memiliki anak perempuan. Sebagian mereka tega menguburnya hidup-hidup dan ada yang membiarkan hidup tetapi dalam keadaan rendah dan hina bahkan dijadikan sebagai harta warisan dan bukan termasuk ahli waris. Allah subhanahu wata’ala berfirman (artinya):

“Dan apabila seorang dari mereka diberi khabar dengan kelahiran anak perempuan, merah padamlah mukanya dan dia sangat marah. Ia menyembunyikan dirinya dari orang banyak, disebabkan buruknya berita yang disampaikan kepadanya. Apakah dia memeliharanya dengan menanggung kehinaan ataukah akan menguburkannya ke dalam tanah (hidup-hidup)? Ketahuilah. Alangkah buruknya apa yang mereka tetapkan itu.” (An Nahl: 58-59)

Keutamaan Sedekah

Keutamaan Sedekah

Ust Muhammad Arifin Ilham
Bersedekah dianjurkan dalam Islam. Bersedekah bukan hanya memiliki aspek ritual, tapi juga makna sosial yang sangat tinggi nilainya. Karena dengan sedekah, akan dapat menolong dan meringankan beban orang-orang yang hidup dalam kemiskinan dan kekurangan. Dengan sedekah, dapat menjalin ikatan kasih sayang antara orang kaya dengan yang miskin. Dengan sedekah, akan mengurangi kecemburuan sosial dalam kehidupan bermasyarakat.

Banyak sekali ayat-ayat Al-Qur'an yang menjelaskan tentang perintah dan anjuran bersedekah. Di antaranya adalah firman Allah,
,,Dan belanjakanlah sebagian dari apa yang telah Kami berikan kepadamu sebelum datang kematian kepada salah seorang di antara kamu; lalu ia berkata, Ya Tuhanku, mengapa Engkau tidak menangguhkan (kematian)ku sampai waktu yang dekat, yang menyebabkan aku dapat bersedekah dan aku termasuk orang-orang yang shaleh? '. " (Q.S. Al-Munafiqun (63): 10)


Dalam ayat lain Allah juga berfirman, "Kamu sekalian tidak akan memperoleh kebaikan (pahala), kecual menafkahkan (memberikan) apa yang kalian cintai" (Q. S. Ali Imran (3): 92)
Di antara rahasia dan keutamaan orang yang rajin bersedekah, yaitu sebagaimana disebutkan dalam sebuah hadis,
"Orang yang pemurah itu dekat dari Allah, dekat dari manusia, dekat dari surga dan jauh dari neraka. Adapun orang yang kikir, maka jauh dari Allah, jauh dari manusia, jauh dari surga dan dekat kepada neraka (siksaan Allah). " (H.R. Tirmidzi clan Baihaqi)

Karena dekat dengan Allah, maka orang yang rajin berinfak itu akan dicintai oleh Allah. Begitu juga, karena dia dekat dengan manusia dengan berbuat baik kepada mereka, maka dia akan dicintai sesama manusia. Hikmah lain dari aktivitas bersedekah, yaitu dapat memadamkan murka Allah dan menolak kematian yang buruk (su'ul khatimah), sebagaimana yang diriwayatkan dalam sebuah hadis, "Sesungguhnya shadaqah itu dapat memadamkan murka Allah dan dapat menolak cara mati yang buruk. " (H.R. Tirmidzi, lbnu Hibban, lbnu 'Adi, clan Baihaqi)

Selain itu, shadakah merupakan amaliah yang tidak akan terputus pahalanya, walaupun orang yang melakukannya telah meninggal dunia. Secara zhahir, orang yang bersedekah mengeluarkan harta benda yang dimilikinya. Akan tetapi, percayalah, harta ¬benda tersebut akan kembali kepadanya, baik cepat maupun lambat dengan tambahan yang berlipat-lipat. Dengan demikian, orang yang bersedekah itu sebenarnya bukan rugi, tapi mendapat keuntungan yang besar.

sumber : http://www.bhaktykasry.com/index.php?pilih=news&mod=yes&aksi=lihat&id=27

Asmaa'ul husna

Asmaa'ul husna adalah nama-nama Allah ta'ala yang indah dan baik. Asma berarti nama dan husna berati yang baik atau yang indah jadi Asma'ul Husna adalah nama nama milik Allah ta'ala yang baik lagi indah.

Sejak dulu para ulama telah banyak membahas dan menafsirkan nama-nama ini, karena nama-nama Allah adalah alamat kepada Dzat yang mesti kita ibadahi dengan sebenarnya. Meskipun timbul perbedaan pendapat tentang arti, makna, dan penafsirannya akan tetapi yang jelas adalah kita tidak boleh musyrik dalam mempergunakan atau menyebut nama-nama Allah ta'ala. Selain perbedaaan dalam mengartikan dan menafsirkan suatu nama terdapat pula perbedaan jumlah nama, ada yang menyebut 99, 100, 200, bahkan 1.000 bahkan 4.000 nama, namun menurut mereka, yang terpenting adalah hakikat Dzat Allah SWT yang harus dipahami dan dimengerti oleh orang-orang yang beriman seperti Nabi Muhammad SAW.


ISLAM,SAINS dan TEKNOLOGI

ISLAM,SAINS dan TEKNOLOGI

Pada zaman sekarang ini,Sains dan Teknologi mengalami perkembangan yang sangat pesat bagi kehidupan manusia. Dalam setiap waktu para ahli dan ilmuwan terus mengkaji dan meneliti sains dan teknologi sebagai penemuan yang paling canggih dan modern. Keduanya sudah menjadi simbol kemajuan pada abad ke 20 ini,bahkan suatu Bangsa dan negara dapat dikatakan tertinggal apabila tidak mengikuti perkembangan sains dan teknologi.

Agama Islam tidak pernah mengekang umatnya untuk selalu menjadi maju dan menjadi lebih baik,justru Islam sangat mendukung umatnya untuk berkarya dan bereksperimen dalam hal apapun, termasuk sains dan teknologi. Bagi Islam sains dan teknologi adalah termasuk ayat-ayat Allah yang perlu digali dan dicari keberadaannya. Ayat-ayat Allah yang tersebar di alam semesta ini Allah anugerahkan kepada manusia sebagai khalifah di muka bumi untuk diolah dan dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya.

Wahyu yang pertama kali diterima oleh Rasulullah juga menunjukkan bagaimanakah pandangan agama Islam tentang sains dan teknologi,yaitu
“Bacalah dengan (menyebut) nama Tuhanmu yang Menciptakan, Dia Telah menciptakan manusia dari segumpal darah. Bacalah, dan Tuhanmulah yang Maha pemurah, Yang mengajar (manusia) dengan perantaran kalam, Dia mengajar kepada manusia apa yang tidak diketahuinya.” (QS. Al-Isra: 1-5)
Katakanlah: “Perhatikanlah apa yaag ada di langit dan di bumi. Tidaklah bermanfaat tanda kekuasaan Allah dan rasul-rasul yang memberi peringatan bagi orang-orang yang tidak beriman”. (QS. Yunus: 101)

Proses Dan Perkembangan Janin Di Rahim

PROSES DAN PERKEMBANGAN JANIN DI RAHIM


Saat yang dinanti sepasang suami-isteri, dari perwujudan buah percintaan kasih-sayang sekian waktu, yaitu ketika rahim sang isteri mengandung janin calon bayi. Sungguh terasa sebagai anugerah indah tiada tara dari Allah Azza wa Jalla. Gerakan-gerakan kecil menyentak dinding perut sang ibu. Betapa bahagia calon orang tuanya. Ingin segera mengasuh dan merawatnya.


Itulah kebesaran Allah Azza wa Jalla sebagai bukti kekuasaan Nya kepada manusia. Agar mereka banyak bersyukur. Di dalam al-Qur'an Allah Azza wa Jalla telah berfirman

الَّذِي أَحْسَنَ كُلَّ شَيْءٍ خَلَقَهُ ۖ وَبَدَأَ خَلْقَ الْإِنسَانِ مِن طِينٍ ثُمَّ جَعَلَ نَسْلَهُ مِن سُلَالَةٍ مِّن مَّاءٍ مَّهِينٍ ثُمَّ سَوَّاهُ وَنَفَخَ فِيهِ مِن رُّوحِهِ ۖ وَجَعَلَ لَكُمُ السَّمْعَ وَالْأَبْصَارَ وَالْأَفْئِدَةَ ۚ قَلِيلًا مَّا تَشْكُرُونَ وَقَالُوا أَإِذَا ضَلَلْنَا فِي الْأَرْضِ أَإِنَّا لَفِي خَلْقٍ جَدِيدٍ ۚ بَلْ هُم بِلِقَاءِ رَبِّهِمْ كَافِرُونَ

Yang membuat segala sesuatu yang Dia ciptakan sebaik-baiknya dan Yang memulai penciptaan manusia dari tanah. Kemudian Dia menjadikan keturunannya dari saripati air yang hina (air mani). Kemudian Dia menyempurnakan dan meniupkan ke dalam (tubuh)nya ruh (ciptaan)Nya dan Dia menjadikan bagi kamu pendengaran, penglihatan dan hati, (tetapi) kamu sedikit sekali bersyukur. Dan mereka berkata, "Apakah bila kami telah lenyap (hancur) di dalam tanah, kami benar-benar akan berada dalam ciptaan yang baru?" Bahkan (sebenarnya) mereka ingkar akan menemui Rabbnya. [As Sajdah : 7-10]

Ponsel Android Berisiko Bocorkan Data


 Lebih dari 99 persen ponsel Android berpotensi membocorkan data dan jika data itu dicuri bisa digunakan untuk mendapatkan informasi yang disimpan di jaringan online. Data yang bocor itu umumnya digunakan untuk mendapat layanan berbasis internet seperti Google Calendar.

Tim peneliti keamanan informasi Jerman menemukan potensi ini ketika mengkaji cara telepon Android menangani informasi identifikasi seperti ketika pengguna melakukan login. Google sendiri masih mengomentari celah yang ditemukan tim peneliti dari Universitas Ulm yang beranggotakan Bastian Konings, Jens Nickels, dan Florian Schaub.

Banyak aplikasi yang diinstal di ponsel Android berinteraksi dengan layanan Google meminta pengguna memberikan token otentikasi, yang tidak lain adalah kartu identitas digital untuk aplikasi yang bersangkutan. Dengan token, pengguna tidak perlu lagi melakukan login ke layanan dalam jangka waktu tertentu.

Tim peneliti Jerman mendapati, token itu sering dikirim dalam teks yang tidak dienkripsi melalui jaringan nirkabel. "Pihak lawan bisa mendapatkan akses penuh ke kalender, informasi kontak, atau album pribadi di internet si pengguna Google" Inilah yang membuat token mudah diketahui, sehingga orang jahat yang menyadap arus lalu-lintas jaringan nirkabel bisa menemukan dan mencuri data token, kata tim peneliti.

Muslimah yang Didamba, Seperti Apa Sih?

Tahukah Anda? Ternyata keluarga yang begitu indah dipandang mata itu adalah ahli neraka. Kenapa? Padahal mereka tak pernah merugikan orang lain, tak pernah melanggar norma-norma kesusilaan masyarakat.

Sebabnya adalah, karena mereka tak pernah punya orientasi yang jelas setelahnya. Karena mereka tak pernah berpikir ada apa nantinya dibalik sekat pembatas kehidupan bernama kematian. Tujuan hidup cukup hanya sampai dunia yang nyata-nyata akan ada masa akhirnya.

Bahagia di dunia, memang. Tapi balasan derita di akhirat sudah menanti pasti. Semuanya bermula dari keimanan yang terabaikan. Keimanan tentang adanya Allah
Swt., Tuhan semesta alam yang wajib diibadahi, berlanjut pada keimanan kepada para malaikat, kitab-kitab-Nya, para Rasul, hari kiamat, qadha dan qadar.

Sungguh, di hari ini kita dapati, begitu banyak keluarga yang kelihatannya baik-baik saja, harmonis dan bahagia, namun dibalik itu, siksa neraka menanti. Oleh dasar itulah, menjadi ingatan yang tak bisa dinafikan, tentang peringatan Allah Swt ;

"Hai orang-orang yang beriman, peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu; penjaganya malaikat-malaikat yang kasar, keras, dan tidak mendurhakai Allah terhadap apa yang diperintahkanNya kepada mereka, dan selalu mengerjakan apa yang diperintahkan," ( At Tahrim: 6 )

Pengertian Ibadah


Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas

Ibadat atau Ibadah adalah sebuah kata yang diambil dari bahasa Arab. Arti kata ini adalah:
  1. perbuatan atau penyataan bakti terhadap Allah atau Tuhan yang didasari oleh peraturan agama.
  2. segala usaha lahir dan batin yang sesuai perintah agama yang harus dituruti pemeluknya.
  3. upacara yang berhubungan dengan agama.

Ibadah menurut Al Quran

Pengertian ibadah dapat ditemukan melalui pemahaman bahwa :
  1. Kesadaran beragama pada manusia membawa konsekwensi manusia itu melakukan penghambhaan kepada tuhannya. Dalam ajaran Islam manusia itu diciptakan untuk menghamba kepada Allah, atau dengan kata lain beribadah kepada Allah (Adz-Dzaariyaat QS. 51:56).
  2. Manusia yang menjalani hidup beribadah kepada Allah itu tiada lain manusia yang berada pada shiraathal mustaqiem atau jalan yang lurus (Yaasiin QS 36:61)
  3. Sedangkan manusia yang berpegang teguh kepada apa yang diwahyukan Allah, maka ia berada pada shiraathal mustaqiem atau jalan yang lurus (Az Zukhruf QS. 43:43).
Dengan demikian apa yang disebut dengan manusia hidup beribadah kepada Allah itu ialah manusia yang dalam menjalani hidupnya selalu berpegang teguh kepada wahyu Allah. Jadi pengertian ibadah menurut Al Quran tidak hanya terbatas kepada apa yang disebut ibadah mahdhah atau Rukun Islam saja, tetapi cukup luas seluas aspek kehidupan yang ada selama wahyu Allah memberikan pegangannya dalam persoalan itu.
Itulah mengapa umat Islam tidak diperkenankan memutuskan suatu persoalan hidupnya sekiranya Allah dan Rasul-Nya sudah memutuskan perkara itu (Al Ahzab QS. 33:36)
 

Assalamualaikum

Lama tak jumpa ^_^